3 k 1 r
Kesempatan (Opportunity)
Semua kesuksesan berawal dari sebuah kesempatan, tetapi kesempatan datang selalu secara tak terduga. Saat kesempatan itu belum datang Anda tidak bisa hanya duduk berpangku tangan menunggu tanpa melakukan apa-apa, karena dengan begitu Anda sebetulnya telah membuang2 waktu dan begitu banyak kesempatan yang seharusnya datang menghampiri. Anda sendirilah yang harus menciptakan kesempatan tersebut, karena bila Anda melakukan sesuatu maka keajaiban akan datang. Tetapi kesempatan yang Anda ciptakan itu haruslah sesuai waktu dan tempatnya, jangan melakukan hal yang sia-sia. Saya berikan sebuah contoh : Anda berharap menemukan emas, maka Anda harus mencari kesempatan agar emas menghampiri Anda, tetapi bukan dengan cara mengukur jalan dan berharap ada orang menjatuhkan sekilo emas tapi dengan menambang emas di daerah pertambangan emas.
Kemauan (Willingness)
Saat kesempatan sudah datang Anda harus memiliki K yang kedua ini, yaitu kemauan karena kesempatan yang sama tidak akan datang untuk ke-2 kalinya. Bila Anda memutuskan untuk melewatinya jangan menyesal kelak. Seandainya Anda sudah di pertambangan emas tetapi Anda hanya bengong disana berharap emas tersebut bakal keluar dari tanah maka Anda benar2 seorang pemimpi. Jadi kesempatan yang baik harus juga didukung oleh kemauan yang besar dari diri sendiri.
Kemampuan (Ability)
K yang ketiga ini juga tidak kalah pentingnya, karena tanpa kemampuan yang cukup maka kemauan dan kesempatan yang datang hanya akan menjadi sia-sia belaka. Karena itu galilah ilmu sedalam-dalamnya dari mana dan dari siapa saja agar Anda terbekali oleh skill yang cukup saat ada kesempatan yang datang menghampiri. So, Anda sudah di pertambangan emas, Anda sudah mau menambang, tapi Anda tidak tahu cara menggali pertambangan dan mengolah emas tersebut, maka semua itu percuma bukan ?
Relasi (Relationship)
Wah, tiba2 muncul 1 R neh. Kenapa R ini menjadi sangat penting, karena kita manusia adalah mahluk yang memiliki banyak keterbatasan, manusia bukan superman. Nah R ini diperlukan untuk menunjang 3 K sebelumnya. Dengan bekerja sama saling membagi keuntungan maupun kemalangan ( yang ini pasti pada ga mau ! ) maka kekurangan2 yang ada dapat saling ditutupi. Kalo kurang 1 ya ditambah 1 orang, gimana kalo 1000, 100.000, bahkan 1.000.000 ? Ya mudah saja tambahlah orang sejumlah tersebut sesuai dengan skill yang dibutuhkan. Sekarang kita masuk ke contoh ekstrim lagi, di pertambangan emas tersebut Anda melihat ada emas 1 ton sedangkan Anda/ manusia cuma sanggup bawa 1 kg maka perlu “teman2” sebanyak 999 lage agar emas itu ga mubazir khan ? trus harus mau bagi2 profit klo enggak siapa yang mau lu suruh2 bawa emas buwat luw-luw bener ga?

